Kopdar Rabu, 20 Juni 2007
Tulisan ini kupersembahkan untuk Ukhty Rien Pratomo, Mbak Uwie, Bunda Shazma, Rey en Shella. Mohon maaf sebelumnya kalau ada kata-kata dalam tulisanku ini kurang berkenan.
Bintang Yang Selalu Menjadi Lentera di Hati Kami
Tulisan ini kupersembahkan untuk Ukhty Rien Pratomo, Mbak Uwie, Bunda Shazma, Rey en Shella. Mohon maaf sebelumnya kalau ada kata-kata dalam tulisanku ini kurang berkenan.
Posted by
Luky Ekowati
at
4:48 PM
4
comments
Labels: Friendship
21 Juni - 25 Juni 2007 = Bed Rest
Posted by
Luky Ekowati
at
10:08 AM
28
comments
Labels: Mama Alya
Panggilan sayang buat :
* Papa : Papap, Papau, Papa, Pap, Papa Gugun, Papa Wung-Wung, Papi.
* Alya : Tatak , Tatau, Kakak, Kakak Alya, Bayi, Bayi Lucu, Bayi mama, Bayi gundut, Nok-nok mbut-mbut, Cantik, Sayang, Cinta, Cinta Mama, Anak.
* Mama : Mamam, Mamau, Mam, Mama, Mama Luky,Meme , Mama Uchi, Mommy.
Misalnya :
Kalau bapaknya Alya memanggil Alya -Tatak, si tatak secara langsung akan menyebut kita dengan Papap dan mamam
Kalau saya memanggil Alya - Tatau, si Tatau pasti akan menyebut kita dengan mamau dan papau
begitu seterusnya.
Kalau saya memanggil Alya - Bayi, si Bayi akan memanggil saya Meme
Panggilan disesuaikan dengan kebutuhan, mood, situasi dan kondisi.
Hi.hi..hi...aneh banget ya???
Posted by
Luky Ekowati
at
6:24 PM
10
comments
Labels: Alya
Posted by
Luky Ekowati
at
11:26 AM
2
comments
Labels: Alya
Masih ingat tulisan saya balada hari senin kah?. Nah ini dia hasil karya Alya sewaktu belajar menjadi Hair Stylish (maenan gunting tanpa ada yang mengawasi). Jangan bikin mama deg-degan lagi yang sayang.
Model Poni
Sebelum = Rata : Sesudah = Trap
Model Rambut
Sebelum = Panjang - Oval : Sesudah = Panjang - Layer
Note : Foto ini diambil sehari setelah kejadian, dan kelamaan disimpan difile mama.
Posted by
Luky Ekowati
at
2:01 PM
6
comments
Labels: Alya
Posted by
Luky Ekowati
at
9:55 AM
12
comments
Labels: Renungan
Cinta yang saya pahami seringkali adalah hasrat yang menggebu-gebu untuk memiliki. Cinta pada anak dan pasangan seringkali merupakan perwujudan dari kepemilikan mereka.
Cinta menurut Rumi adalah kemampuan untuk memberi, tanpa harapan dan berpengharapan. Dalam salah satu hadist Rasul Agung kita telah memberikan contoh untuk mencinta. "Berikan apa yang sangat kamu sukai".
Cinta seperti matahari yang selalu memberikan cahayanya tanpa berhitung kapan dapat kembali. Matahari tentu sadar setiap cahaya yang diberikan akan mengurangi energi yang dimiliki.
Posted by
Luky Ekowati
at
1:51 PM
14
comments
Labels: Renungan
Posted by
Luky Ekowati
at
10:11 AM
19
comments
Labels: Alya
Posted by
Luky Ekowati
at
11:34 AM
13
comments
Labels: Parenting