Wednesday, July 23, 2008

23 July 2008 : Semarang - Tulungagung

Sengaja hari itu kita set berangkat dari semarang agak siang, supaya istirahatnya cukup. Jadi kita baru meninggalkan kota Semarang jam 9 pagi. Kondisi kita sudah fresh lagi meskipun Alya badannya masih manteng di angka 38.5 derajat celsius, tapi anaknya masih ceria.
Sewaktu melintas di Ungaran, ketemu Toko Roti Pauline kalau dari arah Semarang disebelah kiri jalan. Disitu ada lapis semarang (sejenis dg lapis Surabaya) - tapi saya tidak coba beli karena hari itu kami akan melintas di Solo dan akan menjajal kelezatan Mandarijn nya Orion yang terkenal banget itu. Akhirnya saya ambil beberapa kue pisang coklat dan kue basah - soes dan roti sisir butter, wah ternyata roti sisir - butter nya ini enak banget dilidah, lembut dan butter creamnya terasa banget. Ah nanti kl pas lewat semarang mesti beli roti ini..abisnya saya suka bangeeet.
Jam 11.30 sudah mulai masuk kota Solo, kita berhenti untuk sholat dzuhur sekalian istirahat di Masjid PLN di Jl. Slamet Riyadi. Masjidnya lumayan besar dan toiletnya bersih. Setelah bertanya arah, kita menuju Jl. Urip Sumohardjo - soalnya saya penasaran sekali dengan Mandarijn nya Toko Roti Orion. Kalau menurut orang Sunda mah - kabita. Dari luar sih bau kuenya sudah wangi - ternyata selain macem macem banget kue yang dijual disitu - baik produksi orion sendiri maupun merk lain. Segala jajanan ada mulai dari roti, kue basah, kue kering - lidah kucing dsb, segala kripik - kripik paru,belut, usus , urat ,lengkap deh pokoknya. Saking penasarannya si Mandarijn saya buka dan potong potong, hmmm menurut saya soal rasa masih kalah dg Speku nya Bu Indra di Surabaya yang mak nyus banget di lidah. Kalah lembut deh dg Speku nya Bu Indra - ini menurut aku lho ya.
Setelah dari Orion kita muter-muter cari tempat maem - gak berani nyobain warung tenda, soalnya Alya lagi demam - takut malah sakit perut. Wah buat pendatang ternyata muterin kota Solo gak semudah muterin Semarang, ngglibet lewat keraton lagi ,keraton lagi..ada kayaknya kita 3 kali lewatin keraton plus pasar klewer yg agak macet itu...... Karena gak tau mau makan dimana, pas muter muter ada tulisan warung Kadipiro - ya sudah coba makan disitu. Garang Asem Iganya enak banget. Basonya biasa saja, apalagi sotonya...enggak banget deh. Gak terasa kita mutrein kota solo sampe 3 jam....
Akhirnya kita baru bisa ninggalin kota solo jam 15.00, sudah kesorean - untung sepanjang jalan termasuk lengan - jarang banget ketemu truk atau bis - tancap gas deh langsung ambil arah Sragen - Mantingan/ Ngawi - Caruban - Nganjuk - Kediri. Nah pas sampe Kediri tiba -tiba Asha rewel luar biasa - akhirnya kita berhenti sekalian sholat maghrib di Kediri. Jam 19.00 alhamdulillah kita sudah sampe di Tulungagung dengan selamat.
Mbah kakung dan Mbah Uti sudah capek gak sabaran nunggu Alya ama Asha.......
Tulungagung - Ini kami datang.....

Tuesday, July 22, 2008

22 July 2008 : Keberangkatan

Hari ini kami sekeluarga jadi berangkat mudik ke Tulungagung, yang berkangkat Papa, mama, Alya, Asha, Mbak Nah , Mbak Nur. Menurut schedule tanggal 22 July 2008 seharusnya kita berangkat dari Bogor jam 5 pagi, dengan harapan kita bisa mencapai Semarang sebelum jam 5 Sore. Dengan pertimbangan kita memang akan berjalan santai dan karena bawa anak anak dan banyak berhenti. Sayangnya malem hari sebelum berangkat Alya demam.
Apa daya, baru bener bener bisa berangkat dari rumah jam 6.15 menit. Alhamdulillah perjalanan lancar, Alya meskipun demam gak rewel, bobo ditempat duduknya dan Asha pun tenang tenang saja dicar seatnya. Istirahat pertama di Cirebon jam 11.30, tepatnya kita berhenti di RM Pring Sewu. Meskipun tempatnya ditengah sawah tapi restorannya lumayan - Ayam bakar penyetnya lumayan plus sambalnya dahsyat pedasnya - sop buntunya lumayan enak. Yang penting tempatnya bersih dan musholanya luas, toiletnya bersih banget dan bisa buat pak sopir istirahat dan Alya Asha maen maen. Recommended buat istirahat.
Jam 1 kita baru jalan lagi dan kita baru berhenti lagi jam 16.00 di Batang. Kita numpang istirahat dan sholat di salah satu SPBU sambil sekalian isi bensin. Jam 17.00 kita lanjutkan perjalanan ke Semarang - karena kita berencana akan overnight di Semarang - dengan pertimbangan perjalanan di malam hari sangatlah tidak safe menurut kami dan kondisi Alya Asha juga jadi kurang istirahat.
Jam 6.30 kita sebetulnya sudah mulai masuk Semarang, saat akan menuju tol lingkar luar malah nyasar - lumayan jauh lah. Terpaksa balik lagi ke jalan semula dan setelah itu baru nemu Hotelnya - kita nginep di Hotel Plaza - di daerah atas (Setia budi) sekitar jam 7.15. Sesampai di hotel, mesti nunggu alya ama asha dimandiin dulu, maem dulu en siap bobo - Alya masih demam, nunggu kedua mbaknya mandi, makan en siap jagain anak anak. Pas liat jam, waduh sudah hampir jam 20.30 , padahal janjian dg mbak Ninda mau ketemuan. Ternyata jarak antara hotel kita dan rumah mbak ninda cukup jauh. Duh punten pisan ya mbak Ninda...terpaksa membatalkan acara ketemuannya dan berharap pas waktu saya balik dari Tulungagung bisa ketemuan lagi.
Akhirnya malam itu saya dan papanya Alya tetep keluar buat jalan-jalan, sementara anak-anak dijaga si mbaknya. Wah ternyata kota Semarang ini adalah kota yang ramah buat turis lokal macam kita, landmark kotanya punya cirikhas dan banyak petunjuk arahnya. Jadi kita yang awam banget dengan kota ini pun mudah mengidentifikasi arah-arahnya. Setelah muter-muter kita mau coba makan di Cabe Ijo - wah pas mau parkir ternyata warungnya siap untuk ditutup. Kemudian kita balik arah menuju Simpang Lima, disini banyak sekali warung tenda gudeg dsb. Akhirnya disalah satu pojok simpang lima, kami mencoba gudeg komplit plus pete....wuih nikmat banget.
Sesampai di Hotel, Alya terbangun dan membik-membik mau nangis dan trus kita cek suhu tubuh Alya...walah kak menembus di angka 40 derajat celsius. Terpaksa samber Tempra buat membantu alya bobo lebih nyaman.

Oleh-Oleh dari Long Journey




Sebetulnya kita menghilang selama beberapa waktu karena kami sekeluarga bertolak ke Tulungagung - Jawa Timur, tujuan utamanya adalah menghadiri pernikahan adik saya satu satunya. Kita travelling dari tanggal 22 July - 31 July 2008, untuk ukuran kami ini travelling yang cukup lama dan cukup melelahkan karena kita melakukan perjalanan darat dan disopirin sendiri oleh bapaknya anak-anak, dengan total jarak yg kita tempuh sekitar 900 Km x 2 = 1800 KM (pulang-pergi).


Alhamdulillah sepanjang perjalanan kita lancar -lancar saja. Namun oleh-oleh nya dahsyat juga, Alya demam tinggi plus batuk pilek, Asha demam plus batuk pilek, Mbak Nah demam tinggi plus batuk pilek , Nur juga demam tinggi plus batuk pilek, mama Alya diare seminggu penuh.


Sekalian mau minta maaf tidak jadi bersilaturahmi dengan Mbak NInda & putri cantiknya - mbak salma di Semarang dan juga my best friend plus my ex roommate - Maggie & kedua putri cantiknya - NIna & Athea. Mohon maaf ya jeng, sungguh ingin sekali rasanya bersilaturahmi tapi apadaya saat itu kondisi Alya-Asha sedang demam tinggi dan waktunya sudah terlalu malam untuk beranjangsana. Semoga Allah mencatat niat baik kita dan memberi pahala atasnya . Amien.

Foto-foto dan ceritanya menyusul, soalnya masih belum konsentrasi untuk nulis-nulis karena Alya-Asha masih belum fit betul trus masih sibuk dg kerjaan kantor yang numpuk. Ini ada Foto Alya sama Asha - biar gak plain banget postingannya......ciawww

Thursday, July 17, 2008

Anniversary yang terlewat

Papanya Alya menjuluki saya orang yang paling pikun sedunia. Nah gimana enggak? lha wong tanggal anniversary pernikahan kami saja tidak ingat. Seperti percakapan pagi ini.
" Pap ..kapan kita anniversary? tanggal 17 July or 18 July sih??" Hiya...pertanyaan aneh bukan?
"Ya ampun mama.....kan udah tanggal 8 July waktu itu?" jawab papa alya
"Lho masak sih...bukannya kita nikah tanggal 18 an July gitu seingetku" kataku ngeyel
"Ah enggak ......kan waktu itu aku udah ngingetin, ah mama sih pelupa banget" balas papanya Alya
"Wah kok aku gak inget sama sekali ya?" kataku sambil bingung
"Hmmm capek deh ngomong sama mama mah.....tapi gak lupa kan suaminya yang mana?" jawab papa Alya sambil bersungut sungut.
Hmm....maksud hati mau ngucapin "happy anniversary" supaya romantis, eh malah salah tanggal lagi, kelewat pula tanggalnya. Mau bagaimana lagi secara mama emang pelupa banget.
Happy Anniversary ya pap, semoga kita selalu menjadi keluarga samara. Terimakasih telah mengisi hari-hari mama menjadi lebih berwarna. Terimakasih selama 6 tahun ini papa ikhlas mendampingiku dan menjadi imam dalam keluarga kita. Terimakasih papa telah membuat aku menjadi kuat bertahan menghadapi berbagai cobaan. Terimakasih telah menerimaku apa adanya. Maafkan atas ketidaksempurnaanku ya pap. I'll always love u.

Tuesday, July 8, 2008

Jampi-Jampi eh Banci Jampi eh Banji Jampi

Inilah kalo penulis blogger amatiran, bikin judul aja kalang kabut - apalagi isinya . Diterima dengan senang hati andai ada blogger yang berbaik hati mengajari saya kursus menulis online..dan free tentunya..hehhehee.



Yang umumnya terjadi saat libur sekolah tiba ; anak-anak mulai merengek untuk diajak oleh orang tua masing masing untuk jalan-jalan ke tempat wisata atau pergi kesuatu tempat misal rumah kakek dan nenek; tak kalah pula para penyedia jasa pariwisata juga jor-joran mengiklankan produk pariwisata mereka. Tidak berhenti sampai disitu - sehubungan dengan hukum ekonomi supply demand, hotel dan tiket perjalanan pun harganya turut melambung - dengan alasan - peak season.


Kemudian para orang tua pun mulai menyiapkan tenaga dan pikiran mereka untuk memilah milah , mencari-cari informasi tempat mana yang akan mereka datangi untuk berlibur. Dan pada saat liburan tiba, seluruh tempat wisata akan diserbu orang dari berbagai penjuru, yang pasti bisa ditebak adalah munculnya kemacetan menuju tempat wisata dan hiruk pikuk orang ditempat wisata.


Sejak awal punya anak, untuk urusan liburan ini saya bercita-cita tidak akan membiasakan untuk anak-anak saya kata kata liburan = jalan-jalan dan pergi ke tempat wisata, tetapi menanamkan dalam pikiran mereka bahwa liburan memiliki arti yang jauh lebih luas = hari-hari dimana kita tidak sekolah selama waktu yang agak lama dan diisi dengan melakukan segala hal yang disuka dan tentunya yang menyenangkan.


Tujuan saya sih simple saja, saya sebagai orang tua tidak mau terbebani dan pusing dengan namanya liburan dan mudah-mudahan tidak muncul sifat hedonisme pada anakku. Bagaimanapun juga liburan ini cukup menguras kantong untuk rakyat jelata (baca : penghasilan pas pasan) macam saya ini. Selain itu saya tidak mau anak-anak saya terperangkap dengan kata liburan ini, mereka harus mampu memahami bahwa liburan tidak melulu harus pergi kesuatu tempat wisata tetapi liburan itu lebih kepada mencharge pikiran kita supaya fresh lagi. Waduh kok jadi melantur gini yak.


Seperti liburan sekolah alya kali ini , akhir juli nanti kami harus menghadiri pernikahan adik saya satu-satunya di Tulungagung - Jawa Timur. Tentunya kami semua harus pulang kampung kalau tidak mau dicap "kebangetan". Acaranya tanggal 26 July, artinya tanggal 22 July kami harus bertolak ke Jawa Timur dengan menempuh perjalanan darat sejauh 800 Km - kurang lebih 18 jam perjalanan normal.


liburan sekolah berakhir tanggal 11 July 2008, tanggal 14 July sudah mulai masuk sekolah. Akhirnya kami memutuskan untuk mengisi liburan ini dengan tidak berwisata kesuatu tempat dengan alasan penghematan dana , penghematan cuti tahunan, penghematan tenaga, dan menjaga stamina untuk bekal perjalanan darat yg cukup jauh. Trus masalahnya, bagaimana dengan liburan Alya? bagaimana membuat liburan Alya dirumah menjadi seru minus pergi ketempat wisata?


Hmm ternyata tidak sesusah yang saya bayangkan menyusun menu liburan alya, jadwalnya kurang lebihnya adalah begini :


* Alya tetap bangun pagi (supaya pada saat sekolah nanti tidak perlu penyesuain baru)
* Setelah itu Alya akan sarapan pagi seperti biasa & minum susu
* Alya ikut mbak belanja sayuran di tukang sayur yang mangkal diPos depan ( ini cukup membuat alya senang), karena diperbolehkan ikut belanja mbak - tugas alya membaca daftar belanja dan membayar belanjaan - disamping sebelumnya Alya memperhatikan si mbak sedang tawar menawar dan abang tukang sayur menghitung total belanja.
* Bersepeda Ria - ini sudah menjadi kebutuhan buat Alya
* Alya bermain dengan teman-temannya - outdoor (bermain pasir, bermain dikebun singkong, metikin rumput liar en tanaman perdu dilapangan , petak umpet, kejar-kejaran)
* Alya membantu mbak metik sayur-sayuran, mencuci sayur dan mencuci peralatan masak dari plastik - naik kursi kecil tentunya dan kadangkala membantu mbak membuat kue bolu pisang kesukaan alya
* Alya makan siang dengan lahap -karena aktivitas fisiknya cukup banyak
* Alya bermain dg adik Asha dan membantu menjaga adek
* Alya tidur siang dengan Adik Asha
* Alya bangun tidur siang en trus minum jus buah atau makan buah dingin
* Alya bermain outdoor lagi bersama sama teman-temannya , dan teman-temannya ini rajin sekali nyamperin alya untuk diajak bermain. Setiap jam 4 sore, ada teriakan-teriakan dari balik pagar,"Aliya....Aliya...Ayok maen yok"
* Alya bantu mbak siramin tanaman dan bunga anggrek mama
* Alya mandi sore
* Alya bersepeda ria lagi dan bermain outdoor bersama sama teman-temannya lagi sampai jam 5 - 5.30 sore
* Alya bermain didalam rumah : aktifitasnya = menggunting tempel, menggambar, mewarnai - melipat- , membaca majalah anak , membaca buku koleksinya, bermain congklak,bermain ular tangga, bermain tenda, bermain catur meskipun masih ngawur, menyanyi lagu-lagu yang lg ngetop, mendengarkan kaset sandiwara/cerita.
* Tiap hari sabtu ikut mama & papa pengajian alumni ESQ yang membahas Al Quran & Hadist.


Hasil liburan kali ini adalah alya senang dan menyukai semua aktifitasnya yang luar biasa dengan cost seefisien mungkin, kenapa saya bilang luar biasa?. Lah iya wong pada hari - hari biasa alya belum tentu bisa menikmati semua aktifitas itu. Suatu kemewahan buat Alya diberi keleluasaan bermain outdoor seharian begitu. Ah iya supaya tidak monoton kami memberi extra bonus buat liburan alya.


Hari sabtu di minggu pertama, kami beri bonus liburan - nonton bareng - Kungfu Panda. Apa reaksi Alya ? excited banget - seru banget - tertawa sampai terbahak-bahak selama pertunjukan berlangsung. Dengan nonton bareng bertiga - budget cukup murah dg HTM @ Rp. 15.000 kami sudah menonton di bioskop terbaik di bogor.


Hari sabtu minggu ke dua, karena papanya masuk kerja - kami berdua , saya dan alya mengunjungi mall terbesar di Bogor - Botani Square - permintaan alya sangat sederhana - minta dibelikan 2 biji donut J.Co dan mesti dimakan ditempatnya. Kebetulan saya parkir mobil dihalaman mall, bukan di basement. Tiba tiba kami menangkap pemandangan yang seru banget, sampai-sampai membuat Alya tertegun. Dihalaman parkir sedang ada anak kecil yang bermain Bungy Trampoline (ini istilah saya sendiri).
Alya terlihat terpaku menyaksikan pemandang tersebut dan tidak mau diajak masuk ke mall.
"Bentar mam, liat itu dulu" sambil matanya tak lepas dari ayunan super tinggi itu
"kakak mau naek itu?? Kutawari alya untuk naik bungy itu Alya hanya menggeleng pelan sambil terus menerus menatap dan menyungging senyum kecil.
Hmmm this is the show time. Ini saatnya menjajal keberanian Alya lagi.
"Wah hebat banget ya kak?? pasti seru banget deh diatas sana...horeeeee ..ayo kak tepuk tangan kak..anak itu hebat banget ya...wooooow keren..hebat ya kak..kakak berani gak???" sederetan kata kata pujian yang penuh semangat kuluncurkan mulus. Masih dengan menyunggingkan senyumannya , Alya menggeleng pelan.


O.K Stop. Kalau sudah begitu jangan pernah dipaksa.


"Yuk..kita makan donut dulu yuk kak...panas ni disini" kutuntun alya memasuki tempat favourit alya dimall ini , counternya J.C Donut. Seperti biasa kita akan memilih tempat duduk di ujung, dengan kursi dan meja pendek yang bisa berputar putar - itulah tempat duduk favourite alya. Tak nikmat rasanya menikmati 2 potong donut yg penuh lumuran coklat leleh kalau tidak duduk disitu.


Pembicaraan tentang bungy itu masih berlanjut, kuceritakan betapa seru sekali mencoba permainan tersebut, nanti akan kita ceritakan ke papa, ke om ke mbak seandainya Alya mau ...ah iya nanti mama foto ya supaya mereka percaya Alya anak pemberani.


Mungkin ada sensasi coklat yg masuk kemulut alya dan membuat adrenalin Alya muncul dan tiba tiba alya berkata " Mam...aku mau naik itu, tapi sehabis makan donut ya". "Bener nih kak? kakak hebat euy..berani naik bungy jumpy" dengan perasaan senang campur berdebar-debar, takut Alya membatalkan niatnya.


Saya gandeng tangan Alya menuju tempat parkir-tepatnya ke tempat bungy jumpy. Saya biarkan sejenak dia memperhatikan anak anak sedang bertebangan diudara...hehehhee. "Wah seru banget tuh kayaknya...hebat tuh anak kecil yang diatas seumuran ama kakak deh kayaknya ..wih pada berani berani..... Kakak berani kan naik diatas kayak gitu?" Alya mulai mengangguk pelan. HIyaaaaaa. "bener ni..mau naik itu?? horeee Alya hebat...sana gih beli tiketnya". Tiketnya sama sekali tidak ekonomis @ Rp. 20.000/ 5 menit.


Dengan mantap Alya menaiki tangga dan naik ditrampoline trus kuminta alya lompat lompat dulu, ya buat pemanasan dulu supaya gak langsung shock. Kemudian instrukturnya mulai memasangkan alat pengamannya. Seperti biasa mama yang ribut jadi cheerleader buat Alya..hehheee.


Dan taraaaaaaa....inilah aksi nekat Alya. " Seru banget mam...rasanya kayak mau jatuh, tp ternyata enggak jatuh" Itu komentar Alya begitu menjejak di bumi lagi.




Dan ternyata tidak berhenti sampai disitu, dari hasil pamer foto dikomentari secara positif oleh papa, om dan termasuk mbak nahnya, keesokan harinya Alya malah menantang," Mam..aku mau naik jampi jampi eh Banci Jampi...eh banji jampi ...lagi dong mam". " Boleh tapi harus benerin bacaan ayat kursi nya ya, soalnya bacaan kakak masih belum sempurna".

Ternyata beberapa hari kemudian Alya show off bacaan ayat kursinya sudah hafal en fasih sekali, terpaksa hari sabtu nya kita kembali ke Botani square dan bermain jampi -jampi lagi. Kali ini disaksikan saya dan papanya. Ini dia fotonya....wah salah kostum ya kak..kali ini kakak pake rok...he.hehehe.

Lihat !!!! Wowwww kakak tinggi banget , mungkin kalo mama yang naik , udah pingsan diatas itu komentar papa Alya....hehehe.





Nah tuh kan....seru banget kan liburan Alya kali ini. Ternyata dengan PAHE alias Paket Hemat pun liburan tetap bisa berjalan seru dan menyenangkan buat anak-anak. Mudah bukan ternyata membuat menu liburan yang sehat minus Televisi - minus maen Games.

Mari kita list benefit apa yang kita dapatkan dari liburaan Alya yang tinggal beberapa hari ini akan sgr usai:
1. Rasa percaya dirinya semakin menonjol
2. Kemampuan berbahasa,bersosialisasi, bernegosiasi semakin meningkat
3. Hafal Ayat Kursi beserta lafalnya dengan baik
4. Keberaniannya bertambah
5. Kenekatannya bertambah
6. Fisiknya makin kuat, badannya makin keras saja dan kesehatannya semakin prima - maen outdoor terus tiap hari. Berat badan nambah 1 Kg - sebelumnya untuk naik 100 gram saja susah sekali.
7. Semakin mahir bersepeda dan keseimbangannya semakin bagus, buktinya sekarang sudah bisa naik sepeda roda dua sambil lepas 1 tangan dengan lancar dan bahkan kadang bisa lepas 2 tangan
8. Kemandiriannya & Tanggungjawabnya semakin kentara - makan sendiri, beresin maenan sendiri, mandi sendiri
9. Bacanya semakin lancar - udah mulai seneng baca koran, seneng nimbrung mama-papa or om davit baca koran
10. Konsep Logika matematikanya semakin memuaskan....eh kemaren alya nanya ama saya 2 x 100 =? saya jawab dua ratus, ganti saya tanya kalo 3 x 100 berapa hayo?? tanpa berpikir panjang alya jawab tigaratus...hehehhehe
11. Ah iya...satu lagi alya juga sudah mulai belajar mengkliping dan membuat cerita.....ini berasal dari ide gunting tempel. Bahannya pun sederhana , brosur belanjaan/koran/majalah bekas + gunting + lem + 1 buku gambar + 1 bolpen or pensil sudah bisa menjadi cerita yang membuat saya senyum senyum simpul. (lom sempet membuat fotonya).


Wah kalo kayak gini udah gak perlu lagi ikut summer camp nu mahal tea ya Ka. Sekarang udah fresh dan siap masuk kekelas TK B yah...
Aihhhhh ........ide-ide seru sudah mulai berputar putar dikepalaku buat liburan alya desember mendatang. Ide PAHE lagi dong pastinya...

Saturday, July 5, 2008

Asha - 7 MOS

Bogor, 5 July 2008



Hari ini Asha tepat berumur 7 bulan, waktu terasa singkat sekali. Terakhir kali yang membekas di sanubari saya adalah saat pertama kali menimang Asha dan menyusuinya. Ah...semerbak aroma wangi khas bayi. Kemudian disusul malam-malam panjang yg agak melelahkan, kemudia ritme itu berlalu cepat.
Tak terasa 7 bulan sudah terlewati. Yah tepat di usianya yang ke 7 bulan, Asha sudah mampu merangkak dan mendapatkan maenan atau barang yang menarik hatinya dengan usaha sendiri. Asha anak yang relatif tidak ceriwis - agak berbeda dengan si kakak , tetapi jangan tanya semangatnya. Wow Terus Maju - Pantang mundur. Keukeuh dan terlihat sekali tidak suka dipaksa. Coba saja untuk memaksanya melakukan sesuatu........ Bahkan untuk meminum susu dari saya pun, Asha tidak suka dipaksa. Apa reaksi dia.....dengan wajah serius dan nada lantang serta dengan bahasa bayinya , seakan dia akan berkata seperti ini " Mamah, jangan paksa aku, aku tidak suka mama maksa maksa aku makan, minum dan segala sesuatu yang aku tidak suka".


Ya Asha - anakku sayang , mulai dari sekarang mama dan papa harus menemukan cara untuk menyamakan langkah dengan kamu anakku.
Note :
Tanggal 22 - 31 July 2008 ini nanti Asha, kakak Alya dan mama papa akan pulang kampung ke Rumah Mbah Uti di Tulungagung - Om Davit (adek mama) & Tante Hesti akan melangsungkan pernikahan. Kami akan menempuh perjalanan darat, jarak yg akan kami tempuh sekitar 800 Km, mudah mudahan semuanya sehat dan anak-anak tidak rewel. Tentunya kami akan banyak berhenti dan mungkin bermalam disuatu kota. Dan mudah-mudahan kami bisa bertemu dg teman blogger.
Mbah Uti berencana akan mengadakan acara nujuh bulan untuk Asha. Hi.hi.hi.. salah satu prosesi upacaranya adalah Asha nanti akan ditaruh di kurungan ayam...seru banget ya kayaknya. Yo wis monggo silahkan kalo memang hal itu tidak merepotkan mbah uti dan yang paling penting Mbah Uti dan Mbah Kakung senang dan gembira hatinya.

Friday, June 20, 2008

Akhirussanah

Awal Juni kemaren sekolahnya Alya mengadakan acara akhirussanah - tanda berakhirnya tahun ajaran. Alhamdulillah Alya sekarang udah naik kelas ke TK B.
Bunyi summary report dari bu guru yang bikin seneng mama adalah " perkembangan logika matematika Alya sangat menonjol", sebetulnya masih ada kelanjutannya. Jangan pernah berfikiran kami menyuruh kursus Kumon/mental aritmatika maupun sempoa untuk alya, lha wong ikut kursus bahasa inggris yang notabene dia suka saja tidak bertahan lebih dari 2 bulan. Alasannya sepele : temennya sedikit, pendiem dan maennya gak seru.


Alya jauh dari tipe anak penurut, rajin , tekun belajar apalagi telaten. Kebalikan dari semua itu Alya sangat menikmati berbagai kegiatan yang sifatnya mobile dan banyak menggunakan motorik kasar. Lari-larian, lompat-lompat, maen sepeda, kejar-kejaran, petak umpet, maen perosotan , maen ayunan adalah kegemaran Alya saat ini, gak heran kalo hanya dalam waktu 1/2 jam dari roda sepeda bantuan dicopot Alya langsung menguasai sepeda roda duanya dengan stabil, minus jatuh parah.


Yah...kalo boleh kilas balik, sejak bayi kemampuan motorik kasar alya memang berkembang pesat , umur 2- 3 bulan sudah bisa didudukkan dengan tegak, umur 4 bulan sudah bisa duduk sendiri, umur 5 bulan sudah mulai merangkak, umur 7 bulan sudah belajar jalan, umur 10 bulan alya sudah sukses melangkah sendiri tanpa bantuan. Berbeda sekali dengan kemampuan komunikasinya. Umur 9 bulan baru mulai bubbling dan lancar bicara pada saat umur 2 tahun.


Dengan latar belakang seperti itu, Alya tumbuh jadi anak yang sangat energic. Jarang rasanya melihat alya duduk diam , manis tanpa klimis dengan keringat. Menari-nari, berputar-putar, mencoret-coret tembok pintu meja kursi, menempel segala macaem sticker dan gambar dan ngubek seluruh rumah adalah gaya bermain yang paling disenangi alya saat dikurung dirumah. Tidur siang?? kalau boleh diskip...diskip deh tidur siangnya. Setelah mandi sore pun jangan harap menemui alya yang wangi dan rapi jali, yang ada di sore hari mostly pengasuh alya akan membersihkan alya , lebih tepatnya memandikan Alya lagi dan dipastikan ganti baju lagi.


Apalagi sejak bisa bersepeda roda 2, tiap sore apabila cuaca cerah dikantor saya selalu mendapatkan pesan singkat dan kadangkala panggilan telepon, siapa lagi kalo bukan dari handphone alya. Yap isi sms nya selalu sama disetiap sore , "mamah hari ini cerah, aku boleh naek sepeda gak??"



Jadi meskipun gaya mendidik saya agak protektif pun, rupanya hanya sedikit berpengaruh terhadap alya. No wonder kalau dg gagah berani dan cengiran khasnya dia sangat menikmati flying fox, meniti bambu dg ketinggian sekitar 2 meter dari atas tanah , dan bahkan dicemplungin ke dalam lumpur pun menjadi hal yang menyenangkan buat Alya, intinya dia menyukai segala bentuk kegiatan outdoor dan kegiatan outbond. Hmmm rupanya jiwa petualang papanya kental sekali menular dalam diri Alya. Ah iya jadi ingat, Alya pernah kami ajak mendaki lereng Gn. Salak saat belum berumur 3 tahun. Apa expressinya saat itu..?? Kecapekan kah? rewelkah?/ No way.


Dengan seabreg kesenangannya dg body kinetis sangat berpengaruh terhadap gaya belajar Alya. Jangan harap Alya akan duduk diam dengan manis belajar membaca or berhitung seperti layaknya anak perempuan. Awalnya sempat khawatir, bagaimana Alya nanti bisa mempelajari sesuatu disekolah seperti membaca , berhitung , belajar iqro, dsb?? Bahkan dg style nya ini Alya sempat divonis mengalami gangguan konsentrasi oleh bu gurunya. O..no ..no ..no. Ini karena bu guru aja yang agak kaget melihat style alya yang cenderung susah diam.


Untunglah saya dan papanya alya cepat menganalisa karakter Alya ini dengan pikiran lebih waras, at least percobaan kami ini lebih baik hasilnya dibanding kami mem"push" alya untuk belajar. Alya ini termasuk anak yang tidak suka terlalu diatur dan dipaksa, tetapi dia sangat mudah menyerap hal baru. Kita gunakan kelemahan sekaligus kekuatan Alya ini. Gimana caranya ?? Kita memanfaatkan kesenangannya terhadap kegiatan bermainnya dan rasa keingintahuannya yang besar sebagai media untuk menjelaskan sesuatu dan memotivasinya. Mudah sekali bukan?.


Terus terang dengan metoda belajar ini, seringkali kami mendapati kejutan yang menyenangkan dari perkembangan logika alya termasuk kemampuan akademis. Tanpa paksaan, tekanan dari kami , alya bisa mengimbangi dan menyerap pengetahuan degnan lebih mudah, lebih baik dan yang pasti menjadi lebih menyenangkan.


Meskipun masih jauh dari kata sempurna paling tidak di akhir tahun ajaran ini Alya sudah mampu memahami penjumlahan , pengurangan dan bahkan perkalian dengan baik, menjadi asisten guru untuk mengajari temannya yang belum bisa membaca bersama kedua teman lainnya yang sudah mahir membaca juga. Eit alya juga sering keluar kelas lebih dulu karena berhasil menjawab pertanyaan matematika dari bu guru lho....


Ah jadi ingat, saya mampu membaca di usia 5 tahun dengan penuh isak tangis dan rasa takut luar biasa- dipaksa untuk belajar membaca dan sekaligus tersiksa dengan matematika. Meskipun akhirnya di penghujung SD tiba tiba saya menjadi maniak dengan matematika dan berteman akrab dengan ilmu yang buat saya apabila sedang berkutat dengannya rasanya seperti bermain detektif-detektifan. Dengan berbekal pengalaman masa kecil yang kurang menyenangkan tersebut saya berprinsip, apalah gunanya anak kita jago dibidang akademis karena terpaksa dan anak kita tidak bahagia? dan menurut saya , ada cara yang lebih menyenangkan untuk mengenalkan suatu ilmu ke anak.

Diluar itu semua , menurut kami prestasi tertinggi yang membanggakan buat kami yang saya harap bisa dicapai Alya adalah keimanan dan ketakwaan yang tingg terhadap Allah SWT Amien.
Ah iya...foto ini adalah cuplikan acara akhirussanah TK Al Azhar 27 Cibinong. Alya & the group mengisi acara menyanyi. Lagu yg dibawain saat itu adalah lagu Doa & Bunda Piara. Lucu, bangga sekaligus mengharukan melihat spirit anak-anak itu untuk tampil bagus diacara tersebut.
Terimakasih ya para ibu guru semua yang telah membimbing, mengajar dan mendidik Alya baik pendidikan akhlak maupun akademis selama disekolah. Especially buat Ibu Putri dan Ibu Tutik yang telah membimbing Alya dikelasnya. Semoga Allah memabalas kebaikan ibu guru.
Selamat naik kelas ke TK B ya kak...we proud of you our lil star...........


Foto 1. Gladi resik - tuh kan anak-anak itu hebat banget - bersemangat banget belajar nyanyinya



Foto 2. Alya setelah didandanin mama- maaf ya alya hasilnya jauh dari maksimal, secara mama gak pernah bermake up ria.




Foto 3. Inilah penampilan anak TK A


Foto 4. Sampe rumah mejeng-jeng dulu taiye



Foto 5. Ah jadi pengen Gendong Adek Asha .....eh adeknya gak mau digendong..


Foto 6. Mejeng lagi ah.....................




Our Family

Foto 1. Alya Asha with mbah Uti & Mbah kakung







Foto 2. Alya Asha with Mbah Uti & Tante Hesti


Foto 3. Alya Asha with Mbah Uti & Mama

Foto 4. Papap & the girls

Thursday, June 5, 2008

Our li'l Girl - Asha 6 MOS





Alhamdulillah hari ini Asha genap berumur 6 bulan - rasanya baru kemaren bayi mungil dan lucu itu ditaruh didadaku, dan hari hari ini otot tangan dan kakinya semakin kuat dan lincah, jejakan kakinya seolah menuntut untuk segera berlari, ketidaksabarannya untuk bisa merangkak memaksanya melompat seperti kodok, dan ocehannya semakin bermakna buatku.


"Me....Me-Me....." begitu dia memanggilku sambil tersedu-sedu dikala rasa lapar dan haus datang menyerang , membuatku tergesa-gesa memberinya Air Susu kesukaannya dikala malam menjelang sepulang dari kantor.


Sambil menyusu dengan lahapnya , sesekali tatapan matanya yg tajam yang sering membuatku jengah dan mata yang basah dengan air mata memandangiku lekat -lekat seolah - olah dia ingin mengatakan "Me....kenapa sih meme baru memberi Air Susu kesukaanku sekarang, aku haus dan dari tadi pagi sampai siang aku dikasih minum mbak pake botol dan sendok. Aku gak suka Me....aku pengen minum Air susu kesukaanku sambil dipeluk meme."


Masih terus menyusu, kuusap lembut air matanya " Anakku, kalau mama boleh memilih, Mama ingin sekali tinggal dirumah. Mendapati senyummu dikala kamu membuka mata di pagi hari yang cerah, mendengarkan ocehan-ocehanmu yg membuat riang hati mama, menemanimu berkecipak kecipak bermain air dikala mandi, mengajak kamu menyapa hangatnya mentari sambil menikmati indahnya bunga-bunga anggrek mama yang sedang bermekaran, menyiapkan makanan yang telah mama tambahkan bumbu cinta buatmu, mendapatimu merangkak untuk pertama kalinya".


"Nak...mama ingin sekali ada disamping kamu disaat kamu memerlukan mamamu ini, mama ingin ada untukmu kapanpun kamu kehausan dan kelaparan, mama ingin sekali selalu meninabobokan kamu sambil menyanyikan lagu untukmu, ingin rasanya selalu melihatmu jatuh terlelap dipelukan mama. Sungguh nak. Mama ingin sekali selalu menemanimu dan kakak Alya di sepanjang hari - hari mama."


"Tapi kita harus sabar ya anakku, saat ini ijinkan mamamu untuk membantu papa menyiapkan masa depan kamu dan kakak Alya, berbesar hatilah kalau kamu hanya minum Air susu yang telah mama perah ditempat mama bekerja dan baru kamu minum keesokan harinya. "


"Sungguh nak, mama tau rasanya pasti tidak seenak biasanya. Kita sama sama berjuang ya anakku, setiap hari pun mama berusaha memerah lebih banyak untuk memenuhi kebutuhanmu, supaya air susu itu tetap cukup buatmu meskipun kadang mama harus mencuri-curi waktu untuk itu. Sungguh nak, kadang mama menyerah , kadang ibu jari mama terasa kelu menekan picu pompa itu terus menerus, kadang ada rasa bosan yang menyeruak setiap melihat botol-botol itu, kadang bahu mama terasa ngilu setiap hari mencangklong tas , belum lagi komentar-komentar yang kadang membuat wajah mama memerah menahan derasnya tanggul air mata."


"Ah tapi semua perasaan tidak enak itu hilang begitu saja dikala mama mengingat bening matamu, wajah lucu mu, mendengar celoteh riangmu dan juga gelak tawamu, membayangka kakimu yang lucu dan gemuk yang selalu ingin mama gigit karena gemes dan bahkan rengekan tangismu yang selalu membuat mama iba sekaligus jatuh hati."


ASha-anakku sayang , hari ini adalah salah satu moment penting buat kamu. Hari ini kita berdua berhasil nak. Yah...kita berdua nak, kita mampu melewati masa masa sulit dan mendebarkan buat kita berdua, kita telah berjuang bersama sama anakku . Semoga dengan memberikanmu hal yang terbaik dari yang pernah mama berikan, memberimu makanan yang paling sempurna yang telah diciptakan Allah untukmu melalui mama , kamu akan tumbuh menjadi anak yang lincah, sehat dan riang.


Perjuangan kita masih panjang nak , tapi rasanya tak berlebihan jika hari ini mama memberimu selamat, "Selamat telah menjadi Sarjana Asi Exclusive Asha".

Monday, May 19, 2008

Ms. Super Sesembur & Ms. Super Peluit

Si adek Asha sudah 5 1/2 bulan, sudah tambah lucu, udah pinter becanda sama si kakak-sampe ketawa percis kayak orang gedhe, lg seneng banget onggong-onggong en siap siap mau merangkak, sayangnya si adek baru bisa atret aka merangkak mundur, sudah makin rame ngoceh-ngoceh gak jelas sambil teriak-teriak - "Abuuuu .... wah.. mememememe..... papaau....tata....mbuuuuwaaakk.... mbe..mbe.." dan yang paling menonjol adalah semburannya.


Berkali-kali si kakak kena sembur adek asha. Trus kalo teriak mirip peluit...kenceng bangeeeeet. Jadi si kakak menjuluki adek Asha si super sesembur & super peluit. Nih dia penampakan si super sesembur & super peluit.